Niken Widi

  • Home
  • Travelling
  • Marketing
  • Daily Life
  • Review
  • Tips & Trick
  • Info
Hai manteman
Mumpung selo banget aku mau nulis review tentang babymoon aku di @K Hotel Yogyakarta. Udah latepost banget sih, karena sekarang baby-nya udah gede, udah 9 bulan wkwkwk. Tapi gpp yah, siapa tau bisa jadi rekomendasi untuk manteman semua yang lagi cari hotel di Jogja.


Jadi aku nginep di hotel ini pas hamil sekitar 7 bulan (lupa tepatnya :-D), dan dari Jogja bagian tengah kita pakai motor donk. Sebelumnya memang belum cek Google Maps, baru cek ketika sudah dekat dan ternyataaaaa hotelnya itu bener-bener di atas manteman, tinggal jalan kaki ke Tlogo Putri. :-D

But udaranya enak banget, super adem. Bangunannya menjulang tinggi menghadap ke selatan. Lucky me dapet kamar yang di atas & pojok jadi bisa lihat view rumah penduduk & hutan.

Pas masuk ruangan...taraaaa....adem gais, padahal ACnya belum nyala dan hampir ngga kami pake donk AC-nya. Itu sekitar jam 16.00, kita emang baru check in jam segitu. Ini penampakan bed-nya, bonus foto suami hihihi


Fasilitas di roomnya sih standar, seperti pada umumnya. Slipper, coffee & tea maker, mineral water & alat mandi komplit. Tapi foto kamar mandinya lupa save dimana gais hihihi bisa cek di official websitenya kok, tenang tenang. Kamar yang aku tempati ngga ada bathtub, kita pake standing shower. Overal bed, bathroom sama nuansa kamar oke banget. Aku suka, minimalis tapi homey. 

Sorenya kita naik ke rooftop, niatnya mau berburu sunset tapi mendung. Jadi aku cuma duduk aja di sampil pool. Suami renang donk, padahal airnya kaya es yang mencair. Viewnya bagus, suasananya juga romantis. Berkabut gitu...

Nah pagi hari sebelum breakfast & check out, kita sempetin maternity shoot dulu wkwkkw walaupun fotonya sendiri ya karena mau ngga mau suami yang motretin. Sedih sih ga bisa foto berdua.


Kalo ini menu breakfastnya. Kebetulan pas low occupancy jadi breakfastnya set menu. But it's oke karena tetap lengkap.



Aku sih yess buat hotel ini, nyaman banget dan homey manteman. Jadi bisa jadi rekomendasi kalau manteman cari hotel di area Kaliurang. Hotelnya bersih & rapi di seluruh area. Deket ke Tlogo Putri & Warung Mbah Ganis yang fenomenal juga.

Oiya kalau ada yang mau manteman tanyakan, feel free ya
Silakan ditulis di comment :-)
  • 0 Comments
Hi selamat siang semuanya
Kali ini aku mau info bahwa salah satu hotel berkonsep unik di Jogja telah rebranding. Yupp Ayola Tasneem Convention Hotel telah rebranding menjadi TASNEEM CONVENTION HOTEL YOGYAKARTA.


Pertama, ada perubahan dari logonya nih teman-teman. Kalau dulu di bagian atas ada simbol 2 daun dan tulisan AYOLA, sekarang sudah tidak ada.


Logo barunya....


Ngga cuma log aja yah manteman
Semua social media juga sudah berubah nama menjadi @tasneemhoteljogja dan website www.tasneemhoteljogja.com.

Lalu apa yang beda dengan rebranding ini?
Tentu ada beberapa donk, diantaranya :
  1. Akan segera di bangun kolam renang di dekat Etnik Kafe. Tentu saja ini akan menambah nilai plus Tasneem karena selama ini belum ada kolam renang.
  2. Etnik Kafe open 24 jam gais, sebelumnya tutup jam 23.00 WIB. (Tapi sementara ada wabah coronavirus Etnik Kafe buka sampai jam 23.00 WIB)
  3. Akan ada tambahan 1 meeting room lagi.
Tambahan perbedaan ataupun fasilitas lainnya nanti akan aku update lagi yah guys, yang pasti dengan rebranding nama ini diharapkan memberikan something fresh untuk dunia perhotelan di Yogyakarta.




  • 0 Comments
Hi everyone...
Kali ini aku mau sharing mengenai working mom. Ini based on apa yang aku alami selama jadi working mom kurang lebih 7 bulan ini. Kenapa aku niat banget nulis ini? karena banyak banget kata-kata ngga ngenakin ati yang aku terima selama ini. Upps tapi tenang karena sekarang sudah tebal kuping :-D

Image Source : https://www.clipart.email/clipart/working-mother-clipart-58944.html


Singkat cerita...
Juni 2019 kemarin aku melahirkan dan cuti. Masuk kembali kerja pada Agustus 2019 dan saat itulah aku mulai menjadi working mom.
Sebelumnya aku jadi fulltime mom selama cuti kurang lebih 3 bulan. Biasanya aku nyuci, beberes rumah, setrika dll saat anak tidur. Anakku biasanya tidur 3x waktu siang hari.

oke langsung aja...
Ini beberapa pertanyaan yang paling sering aku terima :
  1. Kok kerja mbak? kan ada suami
  2. Kerja ngejar materi ya mbak?
  3. Anaknya sama siapa kalo kerja? kok tega ninggalin
  4. Enak ya jadi working mom, ngga ngerasain lelahnya momong 24 jam.
Aku mau jawab dari point 1
Manusia di dunia ini diciptakan beragam. Ada yang menikah sudah punya rumah entah hasil sendiri entah warisan, ada yang menikah sudah mapan ada yang masih merintis bersama-sama, ada yang sangat sadar bahwa pendidikan sangat penting sehingga perlu dipersiapkan dengan matang di masa mendatang. Hal lain yang mungkin dihadapi yaitu suami sakit sehingga kita harus membantu menyangga perekonomian keluarga, suami baru merintis karirnya atau suami baru jobless, orang tua sakit sehingga membutuhkan biaya lebih banyak, pasangan baru menikah belum punya rumah sehingga mereka berdua harus berjuang keras supaya bisa membeli rumah dan tidak ngontrak lagi.
Ini hanyalah beberapa contoh keadaan yang menjadikan alasan seorang Ibu yang memiliki anak harus bekerja. Jadi, sebaiknya dipikir dulu sebelum kita menarik kesimpulan atas alasan seorang Ibu memutuskan bekerja.

Point 2
Iya jelas, kerja ngejar materi. Kalo ngejar pengalaman itu bonus aja. Kerja cari pengalamannya udah dulu jaman PKL, sekarang mah cari materi. :-D
Menurutku ini sedikit aneh kalo ada yang tanya seperti ini. Masa iya kerja cari pengalaman atau cari teman :-D
Disini aku mau kasih satu contoh alasan aja.
Keluarga yang masih merintis hidupnya (belum punya rumah, belum punya tabungan) and they realize that today they still health & strong to get more money. Untuk tabungan darurat, untuk segera punya rumah dan lain-lain.

Point 3
Seorang Ibu pasti mengusahakan yang terbaik untuk anaknya. Kalo aku, selama kerja anak sama suami. Sungguh beruntung punya suami yang kerjanya malam/ sore, sehingga bisa gantian momong si kecil.
Tapi ada juga teman yang anaknya di asuh orang tuanya, di titipkan di penitipan anak dan ada yang di asuh babysitter. Semuanya tentu sudah dipertimbangkan dengan matang yah.

Point 4
Tiap ada yang bilang seperti itu cuma aku jawab dengan senyum dan bilang iya donk mba. FYI, jadi working mom itu tanggung jawabnya jadi lebih banyak loh. Ngga semua ada pembantu yang mengerjakan tugas-tugas ibu rumah tangga, jadi ada juga working mom yang handle kerjaan rumah sepulang kerja di sela-sela momong anaknya. Kalau di rumah kita momong anak capek tapi happy, kalau di kantor kita dikejar target, tanggung jawab terhadap kerjaan, belum jika ada complaint dari client.
Gambaran apa yang dikerjakan working mom tanpa ART di rumah nanti akan aku bahas di next post yah.

Aku sebagai working mom bukannya minta dikasih "wah" tapi ini sharing supaya ibu-ibu yang sering judging working mom berpikir ulang sebelum berkata-kata. Aku sudah sangat bersyukur dengan kehidupan yang sekarang aku jalani, Insya Allah semuanya running smooth.
Bayangkan saja jika seseorang itu suaminya sakit dan dia yang harus menjadi tulang punggung keluarga & punya anak kecil. Gimana perasaannya kalau tiba-tiba ada yang bilang kok anaknya ditinggal kerja?


Yuuk saling menghormati keputusan seseorang, tentu semuanya sudah dipertimbangkan dengan matang.
Spread love, no hate XOXO

  • 0 Comments
Baru kemarin banget saya berpikir secara dalam mengenai nasehat dan contoh perilakunya. Sangat mudah memberi nasehat kepada orang, tapi sulit sekali bagi diri kita untuk menjadi contoh. Just realize bahwa menjadi teladan/ contoh yang baik itu jauh lebih baik daripada memberikan nasehat. Kenapa? Karena orang yang kita nasehati pasti berpikir "ah, dia aja begini masa menasehatiku begini..."

Contohnya begini...
Ketika seseorang memberikan nasehat "jangan terlambat masuk kerja, itu bagian dari ketidakdisiplinan"
Sebagian orang kemudian berpikir "oke saya salah karena terlambat masuk kerja, saya akan perbaiki."
Sebagian lainnya berpikir "oke saya salah karena terlambat masuk kerja. Tapi saya masih bekerja di luar jam kerja, saya selalu pulang telat dan saya selalu kerja efektif."
Well dilema memang. Dan ternyata masih ada sebagian lain yang lebih tidak menerima dengan bilang "Saya kan telat tapi kerja full, bahkan lebih-lebih. Tidak pernah tidur ataupun dolan saat jam kerja."
Seperti itu, entah mana yang benar mana yang salah :-D

Saya hanya belajar satu hal dari kisah ini, yaitu "nasehat paling bijak disampaikan melalui contoh yang baik, bukan sekedar kata-kata"

Thank you for visit & read my random thought hihihi


  • 0 Comments
Halo gais selamat siang
Kali ini saya mau bagi info mengenai salah satu kafe di Jogja yang cocok banget buat nongkrong teman-teman mahasiswa. Karena apa?........karena wifinya kenceng dan FREE. Sengaja capslock hehehe

Yuup, pernah saya tulis di post sebelumnya tapi gpp ya saya jelaskan ulang 
Jadi Etnik Kafe ini terletak di dalam area Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, Kawasan Mandira Baruga (Purawisata) Yogyakarta. Pokoknya dari Jogjatronik Mall tinggal ke selatan dikit, nanti ada apotek ambil belok kiri.

Kafenya bernuansa etnik dengan ornamen & interior bernuansa krem dan coklat, dihiasi bunga-bungan kering nan hits dan garden view yang cantik. Pokoknya ngga kerasa kalo lokasinya itu di tengah kota. Ngga percaya? coba aja deh :-D


Info inti ya gais
Jadi Etnik Kafe lagi ada promo buat Bulan Februari - Bulan April 2020. Markicuz langsung kita intip menu apa aja yang promo yah.

   

Ternyata ngga cuma makanan gais, tapi juga minuman. Kalo menurut saya harganya cukup miring untuk sekelas hotel. Jadi pengen icip-icip semua nih hihihi Info update dan lengkap bisa di cek di Instagramnya ya @ayolatasneem fast respon juga kalo mau tanya-tanya via DM.
Jadi tertarik yang mana nih? share yuuk di komen...



  • 0 Comments

Hai mommy
Lagi bingung nyari popok buat bayi tercinta yang akan segera lahir?
Yup, memang membuat bingung karena merk yang banyak sekali, apalagi jika ini kelahiran anak pertama mommy.
Sama banget, waktu mau melahirkan saya juga kebingungan memilih.
Nah, setelah bayi usia 8 bulan dan sudah coba banyak produk akhirnya saya menulis tips memilih popok bayi dan rekomendasi merknya.

Tips memilih popok bayi :
  1. Kenali tipe kulit anak kita
    Pada dasarnya kulit manusia terutama bayi itu berbeda-beda, ada yang normal, sensitif bahkan sangat sensitif. Setelah kenal dengan tipe kulit anak kita baru kita sesuaikan merk yang sesuai, kalau anak saya cenderung normal jadi banyak cocok dengan berbagai merk yang pernah saya pakaikan. Jadi kalau pakai merk Sweety Pants yang bronze atau silver oke-oke saja. Tapi ada anak teman saya kulitnya super sensitif sehingga harus pakai yang tipe gold.
  2. Tipe celana atau perekat
    Ada bayi yang sensitif sehingga alergi kalau pakai tipe celana. Anak saya pun kulitnya agak kerut-kerut karena pakai popok tipe celana. Tapi bisa diakali dengan menyobek sedikit sisi kanan kirinya sehingga agak longgar di paha. Pernah coba tipe perekat tapi agak repot karena kurang rapi dan bocor kemana-mana karena anak saya sangat aktif.
  3. Sesuaikan dengan kemampuan ekonomi kita
    Popok bayi ini jangka panjang yah Mom, tidak seminggu atau sebulan aja pakainya, dan sehari ngga cukup satu atau dua popok saja tapi bisa ganti berkali-kali. Memilih merk yang super boleh-boleh saja akan tetapi kalau saya tetap mempertimbangkan keadaan ekonomi karena selain popok banyak loooh kebutuhan lainnya.
  4. Belanja popok bayi di toko pilihan
    Yapp, ini penting sekali Mom. Saya sudah pernah coba beli beberapa di minimarket, supermarket, toko perlengkapan bayi dan akhirnya saya nemu tempat paling oke untuk beli popok bayi. Dimana lagi kalau bukan di Clandys Grosir. Harganya beneran murah sampai kadang selisihnya di atas 10.000, asal kita sudah jadi member. 

Nah 4 di atas adalah tips memilih popok bayi ala @nikenwidii yah Mom. Kalau rekomendasi merknya, saya ada 5 nih. Cek detail di websitenya langsung ya Mom, biar lebih mantep. 

1. Sweety Silver Pants
Info lengkapnya bisa di akses di https://sweetycare.com/products/sweety-silver/sweety-silver-pants

2. Mamy Poko
Info lengkapnya bisa diakses di https://id.mamypoko.com/id/products.html

3. Merries
Info lengkapnya bisa diakses di https://www.merries.co.id/product

4. Goo.n
Info lengkapnya bisa diakses di https://www.goon.co.id/public/product


5. Sweety Bronze Pants
Info lengkap bisa diakses di https://sweetycare.com/products/sweety-bronze/sweety-bronze-pants


Note :
1. Rekomendasi ini berdasarkan pengalaman yang saya alami dengan anak saya. Setiap anak memiliki kondisi kulit yang berbeda.
2. Waktu lahir baby saya pakai popok kain, baru pakai popok sekali pakai sekitar usia 2-3 mingguan (lupa tepatnya).

Kalo mommy cocok sama merk yang mana? atau Mom ada tips lain? yuuk share di kolom comment ya #sharingiscaring
Thank you
  • 0 Comments
Setelah merayakan Idul Fitri, masyarakan biasanya mengadakan syawalan. Tradisi saling meminta maaf dan memaafkan ini merupakan satu rangkaian saat Idul Fitri, yang biasanya dilakukan dengan keluarga, rekan kerja, teman dan lain-lain.
Salah satu venue yang rutin menawarkan Paket Syawal di Jogja adalah Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta. Bertajuk paket Jogja Ngangeni, Ayola Tasneem mematok harga mulai Rp. 85.000 nett/ orang dengan minimal pemesanan untu 30 orang.
Harga yang ditawarkan tersebut sudah termasuk venue, menu buffet dan stall, mini stage, mini garden dan simple sound. Venue yang ditawarkan antara lain : Joglo Rama, Ruang Ayodya, Ayodya Garden, Gazebo Garden, Etnik Kafe atau Mandira Ballroom. 
Ada 3 pilihan menu yang ditawarkan, semuanya teridiri dari appetizer (1 menu), soup (1 menu), main course (nasi putih dan 3 masakan), condiment (2 jenis kerupuk, acar dan sambal), dessert (5 macam) dan 1 stall.
Selain paket dengan harga kompetitif dan menu yang bervariasi, Ayola Tasneem menawarkan keunggulan lain yaitu lokasinya yang berada di tengah kota Yogyakarta sehingga mudah diakses dari berbagai arah, pilihan venue indoor dan outdoor sesuai konsep, parkiran luas yang mampu menampung hingga 20 bus hingga Masjid di kompleks hotel yang besar sehingga mampu menampung tamu dengan jumlah besar.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Paket Syawalan Jogja Ngangeni bisa menghubungi 0274 371333 atau reservation@ayolatasneem-yogyakarta.com. Anda juga bisa datang langsung ke :
Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta
Kompleks Mandira Baruga (Purawisata)
Jalan Brigjend. Katamso - Ireda, Yogyakarta















  • 0 Comments
Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta kembali mempersembahkan paket buka puasa 2019 dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan 1440 Hijriah. Mengusung tema Ramadhan ing Kampoeng Tasneem, kali ini Ayola Tasneem menyajikan sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun lalu disajikan berbagai menu mulai dari Western, Timur Tengah hingga menu nusantara, kali ini Ayola Tasneem mempersembahkan masakan nusantara dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ayola Tasneem menghadirkan all you can eat buffet untuk buka puasa dari pukul 17.00 WIB setiap harinya. Ada sekitar 18 menu yang bisa dinikmati oleh tamu, mulai dari : ta’jil, soup, main dish hingga dessert. Kami juga menyajikan 4 menu live cooking setiap harinya.
Beberapa menu segar yang akan tersaji setiap hari antara lain kurma, aneka bubur, aneka kolak, susu kedelai, sari kacang hijau dan aneka es. Menu-menu tersebut akan berbeda setiap harinya sesuai jadwal yang sudah disiapkan oleh Ayola Tasneem. Untuk menikmati all you can eat buffet ini, pengunjung cukup membayar Rp. 60.000 dan sudah bisa menikmati seluruh menu yang disajikan.

Menu buka puasa Ayola Tasneem disajikan di Etnik Kafe hingga ke garden area, sehingga pengunjung dapat ngabuburit sambil bercengkrama dengan keluarga atau sahabat sembari menikmati suasana yang fresh dan hijau. Untuk menunjang pengunjung dalam mengabadikan momen buka puasa, Ayola Tasneem juga menyiapkan photobooth spesial edisi Ramadhan.
Ayola Tasneem memberikan penawaran spesial bagi pengunjung yaitu 11 orang cukup membayar 10 orang. Sedangkan bagi yang melakukan pemesanan pada periode 15 – 30 April (early bird promo) akan mendapatkan harga spesial yaitu 6 orang cukup membayar 5 orang.
Sedangkan untuk room promo, Ayola Tasneem memberikan harga istimewa. Ada 3 promo yang ditawarkan selama Ramadhan 140 H kali ini yaitu :
1.        Rp. 350.000 Nett/ Room Night
Paket termasuk : menginap 1 malam di superior room, sahur/ breakfast untuk 2 orang dan 1 voucher De Mata/ De Arca.
2.        Rp. 390.000 Nett/ Room Night
Paket termasuk : menginap 1 malam di superior room, buka puasa untuk 2 orang dan 1 voucher De Mata/ De Arca.
3.        Rp. 450.000 Nett/ Room Night
Paket termasuk : menginap 1 malam di superior room, sahur/ breakfast untuk 2 orang, buka puasa untuk 2 orang dan 1 voucher De Mata/ De Arca.

Untuk infomasi lebih lanjut mengenai paket buka puasa di Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, dapat menghubungi 0274 371333, email reservation@ayolatasneem-yogyakarta.com, Instagram @ayolatasneem atau datang langsung ke Jalan Brigjend. Katamso – Ireda, Kompleks Mandira Baruga Purawisata, Yogyakarta.

  • 0 Comments
Hai...selamat siang yang syahdu dari Yogyakarta
Kali ini Niken mau share foto-foto prewedding untuk #GanangNikenMantenan kemarin.
Well kami menikah tanggal 18 Agustus 2018 dan kami melakukan foto prewedding sekitar akhir Mei 2018. Kenapa jarak waktunya cukup lama? hehehe supaya nggak nyrepek, editing & cetaknya nggak buru.

Oiya, saya dan suami pecinta photoshoot outdoor karena menurut kami lightingnya lebih natural, enggak bikin muka putih. :-D
Ke 3 tempat yang kami pilih ini berada di Kabupaten Gunungkidul yang merupakan tanah kelahiran saya.

Ok, let's start with our first prewedding session

Location : Watu Giring, Semanu, Gunungkidul
Photographer : D Photography Jogja
Videographer : New Taste Creative
Gown : Gauree Beautymorphosa
Make up : Gauree Beautymorphosa
Flower Bouquet : Menikah Denganku



  


Second prewedding photoshoot

Location : Baron Technopark, Tanjungsari, Gunungkidul
Photographer : D Photography Jogja
Videographer : New Taste Creative
Gown : Menikah Denganku
Make up : Gauree Beautymorphosa
Flower Bouquet : Menikah Denganku

  


and our last prewedding photosession, our lovely casual style

Location : Kedai Sastra, Playen, Gunungkidul
Photographer : D Photography Jogja
Videographer : New Taste Creative
Make up : Gauree Beautymorphosa





and the last, here our prewedding video
made with love by the one and only New Taste Creative





Thank you for visit my blog.
Any questions please do not hesitate to contact me or write in comment column. XOXO
  • 0 Comments

Halo teman-teman semua. I'm back hehehe

Banyak banget teman-teman di DM instagramku @nikenwidii tanya seputar persiapan menikah. Terutama teman-teman yang bekerja di luar kota dan tidak punya banya waktu untuk mengurus segala printilan-printilan menikah.

Ok, I’ll start to share my story about Suntik TT untuk calon pengantin.

Image source : http://jabarnews.com
Ini adalah satu dari sekian banyak persiapan menikah yang selalu mengganggu pikiranku. Kenapa?....karena aku takut sama suntik J
Jauh-jauh hari sebelum hari H pernikahan, aku sudah googling sana-sini untuk membaca berbagai informasi kesehatan mengenai kenapa harus suntik TT sampai baca-baca blog untuk dapat gambaran gimana rasa sakitnya suntik TT. Karena dari cerita teman-teman yang duluan nikah, katanya sakit, katanya pegel dan akhirnya saya semakin hari semakin deg-degan. L

Setelah cukup dengan segala informasi yang sudah saya searching sekian lamanya, akhirnya saya memantapkan diri untuk suntik TT 1,5 bulan sebelum hari H. Yes, it means Bulan Juli 2018. FYI, saya menikah tanggal 18 Agustus 2018.

Tanggal 12 Juli 2018 malam pikiran saya berkecamuk antara takut tapi gelisah karena hari H semakin dekat dan saya harus segera suntik TT. Malam itu saya membulatkan tekat untuk segera suntik TT tanggal 13 pagi pukul 08.00 ontime dan sendirian dengan semboyan lebih cepat lebih baik. Saya sudah memilih tempat dimana saya akan suntik TT terdekat yaitu di Puskesmas Umbulharjo. Jumat pagi 13 Juli 2018 tiba tapi saya mengurungkan niat untuk suntik TT seorang diri karena entah feeling aja jangan dulu hari ini. L

Setelah gagal suntik TT pada pagi itu, siang hari saya kembali googling sana sini, kemudian saya menemukan lokasi terdekat dengan kantor yaitu Puskesmas Mergangsan, and lucky me disana ada info nomor WA yang bisa di hubungi. Tak menunggu banyak waktu saya langsung WA menanyakan prosedur gimana jika saya mau suntik TT, dan fast respon sekali saya di balas bahwa saya bisa langsung datang besok pagi bersama calon suami. Sedikit heran sih kenapa harus dengan calon suami, tapi aku nggak mau banyak tanya. Segera saya WA calon suami dan kami langsung janjian besok paginya 14 Juli 2018 untuk ke Puskesmas Mergangsan.


Akhirnya suntik TT

Setelah ambil nomor antrian dan menunggu sebentar, kami diantar menuju pos khusus yang menangani calon pengantin. Kami mengisi formulir lengkap kemudian diminta menimbang berat badan. Kami dijelaskan bahwa kami harus bertemu 6 dokter untuk mendapatkan surat rekomendasi yang harus dilampirkan untuk KUA tempat kami menikah. (saya sempat bertanya kalau dulu suntik TT ya hanya suntik terus pulang, ternyata sekarang beda ya hehehe). Kami membayar administrasi yang sangat murah tapi saya lupa nominal pastinya, lebih dari 40.000 tapi kurang dari 50.000. Dan inilah dokter-dokter yang kami kunjungi selama di Puskesmas Mergangsan :

1.       Laboratorium
Pertama kali kami diantar oleh mbak-mbak petugas administrasi menuju laboratorium, hanya antri 1 orang dan saya diminta masuk sendir. Di laboratorium ini saya dijelaskan tentang pemeriksaan apa saja, yaitu darah dan air seni. Well, setelah tangan saya diambil sampel darah, dokter memberikan saya tabung kecil untuk pipis. Kemudian saya diminta menunggu di luar, sambil mengantri di poli anak yang letaknya tepat di depan laboratorium.
2.       Poli Anak
Kalau di laboratorium tadi hanya saya yang diperiksa, di poli anak ini saya dan calon suami sama-sama di periksa tapi masuk ruangan bergantian. Saya yang pertama, yaitu kembali ukur berat badan, tensi kemudian dokter mendekatkan alat entah apa namanya saya lupa tanya (mungkin untuk mengukur detak jantung atau apa). Dokter juga menanyakan riwayat sakit (jika ada) dan seputar alergi. Alhamdulillah tidak ada riwayat sakit dan alergi. J
Giliran suami masuk dan di tes serta ditanyai sama persis dengan saya. Suami saya di wanti-wanti dokter kalau kondisinya prima, jadi jangan merokok untuk menjaga kondisinya tetap seperti itu.
3.       Psikolog
Ruangan ketiga yang kami kunjungi adalah Psikolog, disini kami masuk berdua dan berbarengan. Pertama kami mengisi buku data dan kemudian diminta memperkenalkan diri. Psikolognya bapak-bapak yang ramah dan murah senyum. Pertama kami ditanya apa kelebihan dan kekurangan Mas Ganang & Mbak Niken. Setelah sambil malu-malu menceritakan kelebihan dan kekurangan kami di nasehati bahwa itu harus diantisipasi dari awal untuk mulai menerima kekurangan pasangan dan saling memperbaiki diri ke depannya.
Kami juga ditanya tentang rencana tempat tinggal setelah menikah, rencana memiliki anak dan sebagainya. Psikolog harus mewanti-wanti bahwa segala sesuatu harus direncanakan dengan matang supaya hasilnya bagus.
4.       Poli Gigi
Poli selanjutnya adalah Poli Gigi, hanya saya saja yang diperiksa. Disini gigi saya diperiksa 2 orang, 1 dokter & 1 perawat. Dokter menjelaskan bahwa ada masalah di beberapa gigi saya dan harus saya periksa lebih lanjut sebelum hamil. Dokter juga menjelaskan kaitan antara gigi bermasalah ini dengan janin yang dikandung besok.
5.       Poli Gizi
Well selanjutnya kami berdua mengunjungi poli gizi, Ibu yang memeriksa kami sangat ramah dan menyenangkan. Pertama kami diminta untuk ukur tinggi badan, karena jika tinggi badan kurang dari 145 cm ada penanganan khusus untuk persiapan melahirkan. Alhamdulillah tinggi badan saya masuk kategori aman, walaupun kalau dilihat sangat mungil :-D
Kemudian lingkar lengan saya di ukur, di catat. Lanjut ditanyai tentang pola makan saya. Ibu Ahli Gizi (saya lupa namanya) bilang saya sehat, tinggi cukup, berat badan normal (tidak kurang dan tidak lebih). Ibu Ahli Gizi juga menyarankan saya mengurangi minum manis (karena saya suka minum yang manis-manis) dan menggantinya dengan air putih. Kemudian dokter juga menyarankan saya mengganti cemilan yang saya makan di malam hari dengan buah. Jadi ceritanya saya jujur sama Ibu Ahli Gizi bahwa saya tipe orang yang sering makan yaitu 3 – 4 kali sehari, masih ngemil di malam hari dan sering makan manis.
Saya juga disarankan seberapa sibuknya saya untuk tetap berolahraga minimal 1x seminggu. Secara keseluruhan kondisi saya bagus dan siap untuk kehamilan. Dokter bilang jika kami ingin menunda kehamilan sebaiknya jangan sampai usia 30 tahun, dan jika pun kami menunda kehamilan tersebut kami harus mempertahankan kondisi kesehatan kami sama seperti saat kami periksa. Tapi tetap, Ibu Ahli Gizi menyarankan kami untuk tidak menunda memiliki momongan karena usia saya sudah 26 tahun lebih saat itu, usia yang sudah cukup matang untuk segera memiliki buah hati dari segi kesehatan.
6.       Poli KIA (Khusus Ibu dan Anak)
Finally kami tiba di poli terkahir yaitu KIA atau khusus ibu dan anak. Lemes rasanya di poli terakhir ini karena sudah pasti 100% saya akan bertemu dengan jarum suntik. L Tangan saya sangat dingin saat masuk ruangan disambut dengan Bu Dokter dan beberapa mbak perawat.
Pertama kami dijelaskan tentang alat kontrasepsi secara umum dan kontrasepsi non hormonal yang bisa diterapkan kalau kami ingin menunda kehamilan. Tapi sekali lagi, dokter tidak menyarankan kalau kami menunda kehamilan. :-D Baiklah Ibu Dokter. Di dokter ini saya juga dijelaskan tentang kenapa saya harus diimunisasi.
Setelah penjelasan panjang lebar, Bu Dokter meminta calon suami saya mengambil hasil pemeriksaa lab dan lain-lain sementara saya harus siap disuntik. Terlihat mbak-mbak perawat mulai menyiapkan suntik dan cairan, saya diminta duduk di bed sambil menyiapkan lengan saya. Ya Allah lemes banget rasanya. Dokter terus mengajak saya ngobrol, saya merasakan dokter mulai mengelap lengan saya dengan kapas basah (anestesi sedikit), tapi tiba-tiba bu dokter berjalan ke tempat kami ngobrol semula.
“Lho dok, saya ngga jadi di suntik atau nunggu anestesinya meresap?”
“Sudah saya suntik mbak” kata Bu Dokter sambil tersenyum
Saya masih terbengong-bengong kenapa saya tidak terasa di suntik sama sekali. Entah karena anestesi atau karena teknologi semakin canggih sehingga jarumnya sangat kecil. Saya masih terbengong-bengong kala itu.
Akhirnya suami masuk membawa form yang sudah diisi. Hasil tes dari poli pertama hingga terakhir dirangkum dalam 1 form besar, disana dituliskan semua hasil permeriksaan secara detail. Termasuk dilampirkan juga testpack hasil tes di laboratorium. Karena hasil testpack saya negatif maka dokter hanya bilang, jika hasilnya positif kami akan bekali lebih untuk kehamilannya.

Kemudian kami diminta kembali ke ruang pendaftaran tadi untuk mengambil hasil lab beserta cap dan surat rekomendasi untuk kami bawa ke KUA. Dan akhirnya selesai sudah suntik TT atau suntik Catin (calon pengantin) yang membuat saya deg-degan selama ini.
Oiya, dokter di KIA berpesan jika nanti lengan saya pegel-pegel di kompres saja dengan air hangat. Saya juga dikasih kartu imunisasi TT, saya harus imunisasi 2x lagi yaitu 1 tahun setelah ini untuk kekebalan selama 10 tahun dan 1 tahun setelah TT lagi untuk kekebalan selama 25 tahun.

Well, akhirnya saya tahu bahwa suntik TT tidak hanya sekedar suntik terus pulang, tapi lebih dari itu semua termasuk pembekalan pernikahan dari sisi medis yang sangat penting dari berbagai sisi. Tes yang semula saya kira hanya akan berlangsung setengah jam ternyata memakan waktu 4 jam hehehe. But it’s worth it. Terima kasih Puskesmas Mergangsan.

Jika teman-teman ada pertanyaan, silakan tinggalkan di kolom komentar ya. Terima kasih.
  • 0 Comments
Akhirnya tangal 20 Desember 2017 tiba, hari yang sebelumnya sudah ditentukan untuk hari tunangan saya dan Mas Ganang. Acara ini hanya diketahui oleh keluarga inti dan tetangga dekat saja. Bahkan teman-teman saya tidak ada yang tahu. :-D

Sebenarnya untuk acara tunangan ini tidak ada semacam konsep, hanya ingin acara ini berlangsung sederhana namun tetap terdokumentasi untuk kenang-kenangan. Sebenarnya saya sendiri agak bingung kemarin itu acara tunangan atau tunangan & lamaran. :-D

Inilah FAQ terkait acara tunangan kemarin :
1.       Kepan?
Tanggal 20 Desember 2017 jam 16.00 – 17.30 WIB.
2.       Acaranya seperti apa?
Perkenalan keluarga, kulo nuwun dari pihak pria kepada perangkat desa (RT, RW & Dukuh) dan prosesi memakai cincin. Pada acara ini disampaikan juga maksud kedatangan rombongan pihak pria bahwa ingin meminang saya, kemudian diterima.
3.       Apa saja yang di bawa pihak pria?
Waktu itu Mas Ganang membawa sepaket perhiasan yang terdiri dari sepasang cincin, gelang dan kalung + liontin dengan batuan biru favoritku. Hihihi. Kemudian ada roti, gula, teh dan kopi.
4.         Kenapa tidak bawa seserahan sekalian?
Saya memang request ke Mas Ganang seserahan sekalian dibawa saat akad saja supaya dapat terdokumentasi dengan baik.
5.       Langsung menentukan tanggal?
Iya. Sebelum tanggal 20 Desember 2018 keluarga saya sudah rembukan untuk menentukan tanggal pernikahan kami. Karena kami orang Jawa, maka orang tua mencari tanggal “bagus” tersebut dengan perhitungan Jawa. Awalnya jatuh pada tanggal 9 September 2018 (9-9-18) tapi setelah diskusi lebih lanjut dengan pihak pria mengenai tanggal yang lebih “baik” maka ditetapkan jadi tanggal 18 Agustus 2018 (18-8-18).
6.       Memang sengaja cari tanggal cantik?
Enggak. Tanggal pure di tentukan orang tua sesuai perhitungan Jawa tadi. Saya hanya request harinya jatuh di weekend, syukur-syukur long weekend supaya keluarga besar bisa datang semua. Alhamdulillah disepakati tanggal pernikahan di Hari Sabtu, long weekend dan tanggal cantik pula yaitu 18/ 8/ 18.
7.       Rundown acaranya?
-          Keluarga pihak  pria perjalanan menuju rumah saya
-          Sambutan sekaligus ramah tamah menikmati snack dan minuman yang sudah di sediakan
-          Pembukaan dan sambutan sekaligus menanyakan maksud kedatangan keluarga. Kemarin diwakili oleh Ibu Dukuh.
-          Pemaparan wakil pihak pria akan maksud dan kedatangan.
-          Jawaban dari pihak saya dilanjutkan prosesi memakai cincin.
-          Penutupan dan doa
-          Makan malam
Penting sekali untuk mengurus PIC dalam setiap detail acara ini ya. Misalnya yang ngasih sambutan siapa, yang bertanggungjawab konsumsi siapa dan lain-lain. Jangan sampai mendadak juga mengundang Pak RT, RW, Dukuh dan warga sekitar (magersari).
8.       Catering darimana?
Saya tidak memakai catering untuk acara tunangan ini. Snack 2 item yaitu puding dan kletikan pesan, lemper membuat sendiri. Sedangkan untuk makan malam semuanya masak sendiri yaitu nasi dan opor ayam.
(FYI, pada acara tunangan kami tidak ada MC dan tidak ada hiburan)


Nah jika di atas merupakan hal-hal pokok terkait acara, pada bagian ini saya akan menjawab FAQ mengenai persiapan lain di luar acara tersebut :
1.       Baju
Karena ukuran tubuh saya, saya sering membuat baju sendiri ke tukang jahit supaya lebih pas. Beberapa kali juga membuat baju couple dengan Mas Ganang, termasuk baju yang saya pakai tunangan kemarin. Sebenarnya ada 2 baju yang menjadi pilihan waktu itu, coklat tua dan dominasi batik putih, baju satunya yang saya pakai di acara tunangan ini.
2.       Dekorasi
Acara tunangan saya diadakan di ruang tamu, tanpa dekorasi sama sekali bahkan hanya pakai tikar. Hehehe. Saya hanya membuat dekorasi untuk foto menggunakan kain gorden putih milik Ibu saya. Kemudian lampu-lampu yang di bawa fotografer.
3.       Dokumentasi
Acara tunangan diabadikan teman SMP saya dari Pose photo. Hanya foto saja, tanpa video.
4.       Hand Bouquet
Saya pesan hand bouquet 1 hari sebelum acara di Sekar Mulya Florist Kotabaru. Saya memilih sendiri bunga-bunganya, tentu saja fovorit saya yaitu bunga matahari, lili putih dan mawar putih, sedangkan bunga lainnya hanya pelengkap saja. Untuk warna bunga, kertas dan pita pembungkus saya sesuaikan dengan baju dan nuansa dekorasi photobooth.
5.       Make up
Karena tidak ahli dalam make up, saya memilih MW make up by Mbak Magdalena Widie. Make up simpel yang agak pink-pink di wajah.
6.       Tempat perhiasan
Satu hal yang menjadi perhatian dari acara tunangan saya adalah tempat perhiasan yang unik, di buat sahabat saya Menikah Denganku. Tempatnya berbahan rotan, ada tempat cincin dari kayu, tempat gelang dari kayu juga papan tempat kalung bertuliskan nama kami. Hiasan lain seperti daun dan buah pinus kering juga turut menghiasi. What a beautiful!

Sesederhana apapun acaramu tetap butuh perencanaan ya teman-teman. Supaya berjalan lancar dan berkesan. Once in lifetime kan? :-D

Berikut saya share beberapa foto tunangan. Sengaja saya taruh di bawah supaya fokus baca cerita di atas. Hihihi


Foto mainstream pakai cincin



  • 1 Comments
Penggemar beef dan mozarella wajib banget mencoba manu 1 ini, beef quesadillas. Tak hanya namanya yang cantik, namun rasanya juga siap menggoyang lidah Anda. Beef sebagai bahan dasar menu, ditambahkan dengan paprika dan bawang bombai serta dilengkap dengan keju mozarella ini siap memanjakan lidah Anda. 

Menurut saya menu ini seperti kebab yaitu menggunakan tortila sebagai kulitnya. Akan tetapi taste-nya berbeda. Ada rasa gurih dari tortilanya, pedas dari paprika dan lain-lain, pokoknya susah dijelaskan hehehe. Hanya Rp. 25.000,- saja di Etnik Kafe - Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta.


Nah, itu dia penampakannya. Beef Quesadillas ini disajikan dengan saus tomat ataupun saus pedas sesuai selera. Juga penataannya yang cantik karena hiasan titik-titik dari sausnya.


Terlepas dari rasa dari menu ini ya, tempat buat menikmatinya juga cantik yaitu di Etnik Kafe dengan view taman hijau yang cantik ini.

Etnik Kafe - Ayola Tasneem Convention Hotel 
Jalan Brigjend. Katamso - Ireda, Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta
Telp. 0274 371333 Email : reservatio@ayolatasneem-yogyakarta.com
www.topotels.com/ayolatasneem, Instagram @ayolatasneemhotel

  • 0 Comments
Berbicara mengenai Kafe di Jogja pasti kita tahu bahwa saat ini jumlahnya sangat banyak bak jamur di musim hujan. Mulai dari kafe kecil dan sederhana hingga yang mewah dan megah. Tapi kali ini kita bakal membahas Etnik Kafe yang lokasinya di dalam hotel. Meskipun namanya menggunakan kata "kafe" tapi menurut saya tempat ini lebih mirip dengan restoran. Nah ini dia Etnik Kafe.
Dok. Ayola Tasneem

Dok. Ayola Tasneem
Etnik Kafe berada di dalam dan merupakan salah satu fasilitas yang ada di Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta. Tepatnya di Jalan Brigjend. Katamso - Ireda, Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta. Meskipun tahun berdiri kafe ini jauh sebelum ada hotel, namun saat ini selain untuk menjamu tamu hotel yang menginap, Etnik Kafe juga menyajikan menu lengkap seperti kafe atau resto pada umumnya.

Menurut saya kafe ini lucu, berkonsep etnik dengan kursi-kursi dari kayu, berhiaskan topeng-topeng dan pernak-pernik unik. Tapi yang paling saya sukai adalah kafe ini menyuguhkan pemandangan taman hijau nan asri dan indah. Seperti saya merasa tenang dan damai. Buat teman-teman yang mau meeting santai atau diskusi bisa menggunakan Etnik Kafe ini sebagai venue untuk acaranya.

Etnik Kafe - Ayola Tasneem Convention Hotel 
Jalan Brigjend. Katamso - Ireda, Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta
Telp. 0274 371333 Email : reservatio@ayolatasneem-yogyakarta.com
www.topotels.com/ayolatasneem, Instagram @ayolatasneemhotel

  • 0 Comments
Berbicara mengenai hotel, biasanya kita membayangkan sebuah bangunan megah, menjulang tinggi dan menawarkan pilihan view seperti pool view, garden view atau lainnya dalam setiap kamar. Terlebih jika hotel tersebut terletak di tengah kota, menurut saya sangat identik dengan hotel-hotel dengan bangunan cenderung tinggi.
Tapi hal ini tidak berlaku untuk Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta. Meskipun terletak di jantung Kota Jogja, hotel ini memiliki bangunan hanya 2 lantai tapi memiliki public area yang sangat sangat luas (saking luasnya jadi pake 2 sangat J).

Photo Doc. Ayola Tasneem

Photo Doc. Ayola Tasneem

Oke, yuk kita mulai dari nama dan lokasi secara detail.
Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta merupakan hotel managed by Topotels Hotels & Resort yang telah me-manage beberapa hotel di Indonesia, Malaysia dan Myanmar. Topotels memiliki 3 brand yaitu Odua, Ayola dan Renotel, nah brand Ayola pada Ayola Tasneem ini merupakan brand dari Topotels. Sedangkan nama Tasneem sendiri berarti salah satu mata air di surga, nama yang diberikan oleh owner dengan harapan yang bagus tentunya. Karena namanya cukup panjang, untuk tulisan ke bawah saya pakai nama Ayola Tasneem saja ya. Hehehe
Ayola Tasneem terletak di Kawasan Mandira Baruga (rebranding dari Purawisata atau THR), Jalan Brigjend. Katamso – Ireda, Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta. Sebuah lokasi prima menurut saya, karena lokasi ini sangat dekat dengan Kraton Jogja, Tamansari, Malioboro area dan Titik 0 Km Jogja.

Kamarnya seperti apa?
Ayola Tasneem memiliki 62 kamar yang terdiri dari 2 Tipe yaitu Superior dan Deluce, serta hanya 2 lantai. Untuk menuju lantai 2 tidak ada lift, kita harus menaiki tangga yang sangat cantik menurut saya. Hal ini terbukti di Instagram banyak yang upload foto di tangga jika kita search tag locationnya. Meski memiliki 2 tipe berbeda, akan tetapi Ayola Tasneem memiliki luas kamar yang longgar untuk kedua tipenya yaitu 24 M2. Trust me, kamar yang luas ini akan membuat istirahat kita lebih nyaman. Beda dari kamar deluxe dan superior ini hanya pada jendela. Yap, hanya kamar deluxe yang memiliki jendela di hotel ini.

Deluxe Room
Photo Doc. Ayola Tasneem

Superior Room
Photo Doc. Ayola Tasneem

Makanannya bagaimana?
Food hunter jangan khawatir, hotel ini memiliki Gazebo Shinta dan Etnik Kafe buat kalian yang suka icip-icip jajanan. Eits, tapi review detail mengenai 2 resto ini akan saya pisah di review khusus mengenai resto ya. *Peace*

Meeting roomnya ada?
Adaaaa. Yes, Ayola Tasneem memiliki 2 ruang meeting berukuran kecil bernama Syafa dan Marwah, 1 ruang meeting berukuran sedang bernama Ayodya dan 1 ballroom dengan kapasitas besar bernama Mandira. Jadi jangan khawatir, bagi teman-teman yang membutuhkan ruang meeting indoor bisa memilih salah satu meeting room yang ada sesuai kapasitasnya.

Photo Doc. Ayola Tasneem
Photo Doc. Ayola Tasneem

Lalu apa yang spesial dan membedakannya dari hotel lain?
Dari pertama masuk, Anda tidak akan menyadari bahwa hotel ini terletak di tengah kota karena Anda akan disambut dengan halaman dan parking area yang sangat luas. Sekeliling banyak sekali pohon menjulang dan tanaman-tanaman hijau yang pasti akan menyejukkan mata. Nah, jika Anda sudah masuk pasti Anda akan berdecak kagum karena hotel ini memiliki 2 garden yang cukup luas. Yipps, sering digunakan untuk garden wedding party. So sweet!
Dari 1 kawasan hotel ini saya menemukan 2 konsep, yaitu culture – Jawa dan modern – minimalis. Bangunan hotelnya sendiri memiliki konsep modern dan minimalis, Etnik Kafe memiliki konsep etnik dengan hiasan topeng-topeng dari kayu sedangkan Gazebo Shinta memiliki konsep Jawa yang luar biasa indah.
Fasilitas yang tak kalah menarik dari Ayola Tasneem adalah wedding venuenya yang aduhai (emot love love). Ada 2 pilihan venue yaitu garden dan ballrom dengan harga yang sama. Paket wedding di sini mulai harga Rp. 16.000.000 untuk 100 pax, Rp. 66.000.000 untuk 400 pax dan Rp. 106.000.000 untuk 700 pax. Saya sangat merekomendasikan wedding venue di sini, terutama di gardennya yang bisa masuk dengan konsep-konsep rustic yang sedang hits saat ini. Selain itu, hotel dan wedding venue dalam 1 kawasan ini memudahkan mempelai dan keluarga untuk mempersiapkan acara. Oh ya, parking area yang sangat luas ini juga sangat mendukung jika tamu-tamu yang kalian undang banyak. Well, cek di instagramnya langsung deh buat lihat foto dan videonya.



Hal yang paling membedakan hotel ini dari hotel-hotel lain adalah Sendratari Ramayananya. Yess, Ayola Tasneem memiliki Amphitheater Purawisata yang menampilkan Sendratari Ramayana/ Ramayana Ballet setiap malam pukul 20.00 – 21.30 WIB. Sendratari sendiri sebenarnya sudah ada jauh sebelum Ayola Tasneem dibangung, yaitu sejak tahun 1976. Dan lagi, review mengenai Ramayana Ballet Purawisata akan saya tulis terpisah ya, supaya fokus. Hehehe



Secara umum, bagi kalian yang mencari penginapan di kota tapi pengen suasananya tenang dan fresh, saya sangat merekomendasikan Ayola Tasneem ini. Informasi lebih lanjut bisa langsung cek ke :

Ayola Tasneem Convention Hotel
Jalan Brigjend. Katamso - Ireda, Yogyakarta 55152
Telpon 0274 371333
Email : reservation@ayolatasneem-yogyakarta.com
Website : www.topotels.com/ayolatasneem
Instagram : @ayolatasneemhotel


  • 0 Comments
Newer Posts Older Posts Home

About me

a


Niken Widi

Seorang Working Mom yang menulis untuk berbagi cerita. Seorang Sarjana Pariwisata yang kini menjadi praktisi Public Relations & Marketing Communication di sebuah hotel di Yogyakarta. Enjoy my blog & find me on Instagram @nikenwidii.

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • Twitter
  • youtube

Blog Archive

  • ▼  2020 (6)
    • ▼  March (3)
      • Hotel di Jogja untuk Babymoon
      • Ayola Tasneem Rebranding menjadi Tasneem Conventio...
      • Tentang Working Mom
    • ►  February (3)
  • ►  2019 (2)
    • ►  May (2)
  • ►  2018 (7)
    • ►  November (2)
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2015 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  November (3)
  • ►  2014 (4)
    • ►  November (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
  • ►  2013 (3)
    • ►  December (2)
    • ►  June (1)
  • ►  2012 (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2011 (17)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (5)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)

recent posts

Labels

About Daily Life Review Tips & Trick Travel

instagram

Find me on Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top