Niken Widi

  • Home
  • Travelling
  • Marketing
  • Daily Life
  • Review
  • Tips & Trick
  • Info
Hi selamat siang semuanya
Kali ini aku mau info bahwa salah satu hotel berkonsep unik di Jogja telah rebranding. Yupp Ayola Tasneem Convention Hotel telah rebranding menjadi TASNEEM CONVENTION HOTEL YOGYAKARTA.


Pertama, ada perubahan dari logonya nih teman-teman. Kalau dulu di bagian atas ada simbol 2 daun dan tulisan AYOLA, sekarang sudah tidak ada.


Logo barunya....


Ngga cuma log aja yah manteman
Semua social media juga sudah berubah nama menjadi @tasneemhoteljogja dan website www.tasneemhoteljogja.com.

Lalu apa yang beda dengan rebranding ini?
Tentu ada beberapa donk, diantaranya :
  1. Akan segera di bangun kolam renang di dekat Etnik Kafe. Tentu saja ini akan menambah nilai plus Tasneem karena selama ini belum ada kolam renang.
  2. Etnik Kafe open 24 jam gais, sebelumnya tutup jam 23.00 WIB. (Tapi sementara ada wabah coronavirus Etnik Kafe buka sampai jam 23.00 WIB)
  3. Akan ada tambahan 1 meeting room lagi.
Tambahan perbedaan ataupun fasilitas lainnya nanti akan aku update lagi yah guys, yang pasti dengan rebranding nama ini diharapkan memberikan something fresh untuk dunia perhotelan di Yogyakarta.




  • 0 Comments
Halo gais selamat siang
Kali ini saya mau bagi info mengenai salah satu kafe di Jogja yang cocok banget buat nongkrong teman-teman mahasiswa. Karena apa?........karena wifinya kenceng dan FREE. Sengaja capslock hehehe

Yuup, pernah saya tulis di post sebelumnya tapi gpp ya saya jelaskan ulang 
Jadi Etnik Kafe ini terletak di dalam area Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, Kawasan Mandira Baruga (Purawisata) Yogyakarta. Pokoknya dari Jogjatronik Mall tinggal ke selatan dikit, nanti ada apotek ambil belok kiri.

Kafenya bernuansa etnik dengan ornamen & interior bernuansa krem dan coklat, dihiasi bunga-bungan kering nan hits dan garden view yang cantik. Pokoknya ngga kerasa kalo lokasinya itu di tengah kota. Ngga percaya? coba aja deh :-D


Info inti ya gais
Jadi Etnik Kafe lagi ada promo buat Bulan Februari - Bulan April 2020. Markicuz langsung kita intip menu apa aja yang promo yah.

   

Ternyata ngga cuma makanan gais, tapi juga minuman. Kalo menurut saya harganya cukup miring untuk sekelas hotel. Jadi pengen icip-icip semua nih hihihi Info update dan lengkap bisa di cek di Instagramnya ya @ayolatasneem fast respon juga kalo mau tanya-tanya via DM.
Jadi tertarik yang mana nih? share yuuk di komen...



  • 0 Comments
Setelah merayakan Idul Fitri, masyarakan biasanya mengadakan syawalan. Tradisi saling meminta maaf dan memaafkan ini merupakan satu rangkaian saat Idul Fitri, yang biasanya dilakukan dengan keluarga, rekan kerja, teman dan lain-lain.
Salah satu venue yang rutin menawarkan Paket Syawal di Jogja adalah Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta. Bertajuk paket Jogja Ngangeni, Ayola Tasneem mematok harga mulai Rp. 85.000 nett/ orang dengan minimal pemesanan untu 30 orang.
Harga yang ditawarkan tersebut sudah termasuk venue, menu buffet dan stall, mini stage, mini garden dan simple sound. Venue yang ditawarkan antara lain : Joglo Rama, Ruang Ayodya, Ayodya Garden, Gazebo Garden, Etnik Kafe atau Mandira Ballroom. 
Ada 3 pilihan menu yang ditawarkan, semuanya teridiri dari appetizer (1 menu), soup (1 menu), main course (nasi putih dan 3 masakan), condiment (2 jenis kerupuk, acar dan sambal), dessert (5 macam) dan 1 stall.
Selain paket dengan harga kompetitif dan menu yang bervariasi, Ayola Tasneem menawarkan keunggulan lain yaitu lokasinya yang berada di tengah kota Yogyakarta sehingga mudah diakses dari berbagai arah, pilihan venue indoor dan outdoor sesuai konsep, parkiran luas yang mampu menampung hingga 20 bus hingga Masjid di kompleks hotel yang besar sehingga mampu menampung tamu dengan jumlah besar.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Paket Syawalan Jogja Ngangeni bisa menghubungi 0274 371333 atau reservation@ayolatasneem-yogyakarta.com. Anda juga bisa datang langsung ke :
Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta
Kompleks Mandira Baruga (Purawisata)
Jalan Brigjend. Katamso - Ireda, Yogyakarta















  • 0 Comments
Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta kembali mempersembahkan paket buka puasa 2019 dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan 1440 Hijriah. Mengusung tema Ramadhan ing Kampoeng Tasneem, kali ini Ayola Tasneem menyajikan sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun lalu disajikan berbagai menu mulai dari Western, Timur Tengah hingga menu nusantara, kali ini Ayola Tasneem mempersembahkan masakan nusantara dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ayola Tasneem menghadirkan all you can eat buffet untuk buka puasa dari pukul 17.00 WIB setiap harinya. Ada sekitar 18 menu yang bisa dinikmati oleh tamu, mulai dari : ta’jil, soup, main dish hingga dessert. Kami juga menyajikan 4 menu live cooking setiap harinya.
Beberapa menu segar yang akan tersaji setiap hari antara lain kurma, aneka bubur, aneka kolak, susu kedelai, sari kacang hijau dan aneka es. Menu-menu tersebut akan berbeda setiap harinya sesuai jadwal yang sudah disiapkan oleh Ayola Tasneem. Untuk menikmati all you can eat buffet ini, pengunjung cukup membayar Rp. 60.000 dan sudah bisa menikmati seluruh menu yang disajikan.

Menu buka puasa Ayola Tasneem disajikan di Etnik Kafe hingga ke garden area, sehingga pengunjung dapat ngabuburit sambil bercengkrama dengan keluarga atau sahabat sembari menikmati suasana yang fresh dan hijau. Untuk menunjang pengunjung dalam mengabadikan momen buka puasa, Ayola Tasneem juga menyiapkan photobooth spesial edisi Ramadhan.
Ayola Tasneem memberikan penawaran spesial bagi pengunjung yaitu 11 orang cukup membayar 10 orang. Sedangkan bagi yang melakukan pemesanan pada periode 15 – 30 April (early bird promo) akan mendapatkan harga spesial yaitu 6 orang cukup membayar 5 orang.
Sedangkan untuk room promo, Ayola Tasneem memberikan harga istimewa. Ada 3 promo yang ditawarkan selama Ramadhan 140 H kali ini yaitu :
1.        Rp. 350.000 Nett/ Room Night
Paket termasuk : menginap 1 malam di superior room, sahur/ breakfast untuk 2 orang dan 1 voucher De Mata/ De Arca.
2.        Rp. 390.000 Nett/ Room Night
Paket termasuk : menginap 1 malam di superior room, buka puasa untuk 2 orang dan 1 voucher De Mata/ De Arca.
3.        Rp. 450.000 Nett/ Room Night
Paket termasuk : menginap 1 malam di superior room, sahur/ breakfast untuk 2 orang, buka puasa untuk 2 orang dan 1 voucher De Mata/ De Arca.

Untuk infomasi lebih lanjut mengenai paket buka puasa di Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, dapat menghubungi 0274 371333, email reservation@ayolatasneem-yogyakarta.com, Instagram @ayolatasneem atau datang langsung ke Jalan Brigjend. Katamso – Ireda, Kompleks Mandira Baruga Purawisata, Yogyakarta.

  • 0 Comments

Halo teman-teman semua. I'm back hehehe

Banyak banget teman-teman di DM instagramku @nikenwidii tanya seputar persiapan menikah. Terutama teman-teman yang bekerja di luar kota dan tidak punya banya waktu untuk mengurus segala printilan-printilan menikah.

Ok, I’ll start to share my story about Suntik TT untuk calon pengantin.

Image source : http://jabarnews.com
Ini adalah satu dari sekian banyak persiapan menikah yang selalu mengganggu pikiranku. Kenapa?....karena aku takut sama suntik J
Jauh-jauh hari sebelum hari H pernikahan, aku sudah googling sana-sini untuk membaca berbagai informasi kesehatan mengenai kenapa harus suntik TT sampai baca-baca blog untuk dapat gambaran gimana rasa sakitnya suntik TT. Karena dari cerita teman-teman yang duluan nikah, katanya sakit, katanya pegel dan akhirnya saya semakin hari semakin deg-degan. L

Setelah cukup dengan segala informasi yang sudah saya searching sekian lamanya, akhirnya saya memantapkan diri untuk suntik TT 1,5 bulan sebelum hari H. Yes, it means Bulan Juli 2018. FYI, saya menikah tanggal 18 Agustus 2018.

Tanggal 12 Juli 2018 malam pikiran saya berkecamuk antara takut tapi gelisah karena hari H semakin dekat dan saya harus segera suntik TT. Malam itu saya membulatkan tekat untuk segera suntik TT tanggal 13 pagi pukul 08.00 ontime dan sendirian dengan semboyan lebih cepat lebih baik. Saya sudah memilih tempat dimana saya akan suntik TT terdekat yaitu di Puskesmas Umbulharjo. Jumat pagi 13 Juli 2018 tiba tapi saya mengurungkan niat untuk suntik TT seorang diri karena entah feeling aja jangan dulu hari ini. L

Setelah gagal suntik TT pada pagi itu, siang hari saya kembali googling sana sini, kemudian saya menemukan lokasi terdekat dengan kantor yaitu Puskesmas Mergangsan, and lucky me disana ada info nomor WA yang bisa di hubungi. Tak menunggu banyak waktu saya langsung WA menanyakan prosedur gimana jika saya mau suntik TT, dan fast respon sekali saya di balas bahwa saya bisa langsung datang besok pagi bersama calon suami. Sedikit heran sih kenapa harus dengan calon suami, tapi aku nggak mau banyak tanya. Segera saya WA calon suami dan kami langsung janjian besok paginya 14 Juli 2018 untuk ke Puskesmas Mergangsan.


Akhirnya suntik TT

Setelah ambil nomor antrian dan menunggu sebentar, kami diantar menuju pos khusus yang menangani calon pengantin. Kami mengisi formulir lengkap kemudian diminta menimbang berat badan. Kami dijelaskan bahwa kami harus bertemu 6 dokter untuk mendapatkan surat rekomendasi yang harus dilampirkan untuk KUA tempat kami menikah. (saya sempat bertanya kalau dulu suntik TT ya hanya suntik terus pulang, ternyata sekarang beda ya hehehe). Kami membayar administrasi yang sangat murah tapi saya lupa nominal pastinya, lebih dari 40.000 tapi kurang dari 50.000. Dan inilah dokter-dokter yang kami kunjungi selama di Puskesmas Mergangsan :

1.       Laboratorium
Pertama kali kami diantar oleh mbak-mbak petugas administrasi menuju laboratorium, hanya antri 1 orang dan saya diminta masuk sendir. Di laboratorium ini saya dijelaskan tentang pemeriksaan apa saja, yaitu darah dan air seni. Well, setelah tangan saya diambil sampel darah, dokter memberikan saya tabung kecil untuk pipis. Kemudian saya diminta menunggu di luar, sambil mengantri di poli anak yang letaknya tepat di depan laboratorium.
2.       Poli Anak
Kalau di laboratorium tadi hanya saya yang diperiksa, di poli anak ini saya dan calon suami sama-sama di periksa tapi masuk ruangan bergantian. Saya yang pertama, yaitu kembali ukur berat badan, tensi kemudian dokter mendekatkan alat entah apa namanya saya lupa tanya (mungkin untuk mengukur detak jantung atau apa). Dokter juga menanyakan riwayat sakit (jika ada) dan seputar alergi. Alhamdulillah tidak ada riwayat sakit dan alergi. J
Giliran suami masuk dan di tes serta ditanyai sama persis dengan saya. Suami saya di wanti-wanti dokter kalau kondisinya prima, jadi jangan merokok untuk menjaga kondisinya tetap seperti itu.
3.       Psikolog
Ruangan ketiga yang kami kunjungi adalah Psikolog, disini kami masuk berdua dan berbarengan. Pertama kami mengisi buku data dan kemudian diminta memperkenalkan diri. Psikolognya bapak-bapak yang ramah dan murah senyum. Pertama kami ditanya apa kelebihan dan kekurangan Mas Ganang & Mbak Niken. Setelah sambil malu-malu menceritakan kelebihan dan kekurangan kami di nasehati bahwa itu harus diantisipasi dari awal untuk mulai menerima kekurangan pasangan dan saling memperbaiki diri ke depannya.
Kami juga ditanya tentang rencana tempat tinggal setelah menikah, rencana memiliki anak dan sebagainya. Psikolog harus mewanti-wanti bahwa segala sesuatu harus direncanakan dengan matang supaya hasilnya bagus.
4.       Poli Gigi
Poli selanjutnya adalah Poli Gigi, hanya saya saja yang diperiksa. Disini gigi saya diperiksa 2 orang, 1 dokter & 1 perawat. Dokter menjelaskan bahwa ada masalah di beberapa gigi saya dan harus saya periksa lebih lanjut sebelum hamil. Dokter juga menjelaskan kaitan antara gigi bermasalah ini dengan janin yang dikandung besok.
5.       Poli Gizi
Well selanjutnya kami berdua mengunjungi poli gizi, Ibu yang memeriksa kami sangat ramah dan menyenangkan. Pertama kami diminta untuk ukur tinggi badan, karena jika tinggi badan kurang dari 145 cm ada penanganan khusus untuk persiapan melahirkan. Alhamdulillah tinggi badan saya masuk kategori aman, walaupun kalau dilihat sangat mungil :-D
Kemudian lingkar lengan saya di ukur, di catat. Lanjut ditanyai tentang pola makan saya. Ibu Ahli Gizi (saya lupa namanya) bilang saya sehat, tinggi cukup, berat badan normal (tidak kurang dan tidak lebih). Ibu Ahli Gizi juga menyarankan saya mengurangi minum manis (karena saya suka minum yang manis-manis) dan menggantinya dengan air putih. Kemudian dokter juga menyarankan saya mengganti cemilan yang saya makan di malam hari dengan buah. Jadi ceritanya saya jujur sama Ibu Ahli Gizi bahwa saya tipe orang yang sering makan yaitu 3 – 4 kali sehari, masih ngemil di malam hari dan sering makan manis.
Saya juga disarankan seberapa sibuknya saya untuk tetap berolahraga minimal 1x seminggu. Secara keseluruhan kondisi saya bagus dan siap untuk kehamilan. Dokter bilang jika kami ingin menunda kehamilan sebaiknya jangan sampai usia 30 tahun, dan jika pun kami menunda kehamilan tersebut kami harus mempertahankan kondisi kesehatan kami sama seperti saat kami periksa. Tapi tetap, Ibu Ahli Gizi menyarankan kami untuk tidak menunda memiliki momongan karena usia saya sudah 26 tahun lebih saat itu, usia yang sudah cukup matang untuk segera memiliki buah hati dari segi kesehatan.
6.       Poli KIA (Khusus Ibu dan Anak)
Finally kami tiba di poli terkahir yaitu KIA atau khusus ibu dan anak. Lemes rasanya di poli terakhir ini karena sudah pasti 100% saya akan bertemu dengan jarum suntik. L Tangan saya sangat dingin saat masuk ruangan disambut dengan Bu Dokter dan beberapa mbak perawat.
Pertama kami dijelaskan tentang alat kontrasepsi secara umum dan kontrasepsi non hormonal yang bisa diterapkan kalau kami ingin menunda kehamilan. Tapi sekali lagi, dokter tidak menyarankan kalau kami menunda kehamilan. :-D Baiklah Ibu Dokter. Di dokter ini saya juga dijelaskan tentang kenapa saya harus diimunisasi.
Setelah penjelasan panjang lebar, Bu Dokter meminta calon suami saya mengambil hasil pemeriksaa lab dan lain-lain sementara saya harus siap disuntik. Terlihat mbak-mbak perawat mulai menyiapkan suntik dan cairan, saya diminta duduk di bed sambil menyiapkan lengan saya. Ya Allah lemes banget rasanya. Dokter terus mengajak saya ngobrol, saya merasakan dokter mulai mengelap lengan saya dengan kapas basah (anestesi sedikit), tapi tiba-tiba bu dokter berjalan ke tempat kami ngobrol semula.
“Lho dok, saya ngga jadi di suntik atau nunggu anestesinya meresap?”
“Sudah saya suntik mbak” kata Bu Dokter sambil tersenyum
Saya masih terbengong-bengong kenapa saya tidak terasa di suntik sama sekali. Entah karena anestesi atau karena teknologi semakin canggih sehingga jarumnya sangat kecil. Saya masih terbengong-bengong kala itu.
Akhirnya suami masuk membawa form yang sudah diisi. Hasil tes dari poli pertama hingga terakhir dirangkum dalam 1 form besar, disana dituliskan semua hasil permeriksaan secara detail. Termasuk dilampirkan juga testpack hasil tes di laboratorium. Karena hasil testpack saya negatif maka dokter hanya bilang, jika hasilnya positif kami akan bekali lebih untuk kehamilannya.

Kemudian kami diminta kembali ke ruang pendaftaran tadi untuk mengambil hasil lab beserta cap dan surat rekomendasi untuk kami bawa ke KUA. Dan akhirnya selesai sudah suntik TT atau suntik Catin (calon pengantin) yang membuat saya deg-degan selama ini.
Oiya, dokter di KIA berpesan jika nanti lengan saya pegel-pegel di kompres saja dengan air hangat. Saya juga dikasih kartu imunisasi TT, saya harus imunisasi 2x lagi yaitu 1 tahun setelah ini untuk kekebalan selama 10 tahun dan 1 tahun setelah TT lagi untuk kekebalan selama 25 tahun.

Well, akhirnya saya tahu bahwa suntik TT tidak hanya sekedar suntik terus pulang, tapi lebih dari itu semua termasuk pembekalan pernikahan dari sisi medis yang sangat penting dari berbagai sisi. Tes yang semula saya kira hanya akan berlangsung setengah jam ternyata memakan waktu 4 jam hehehe. But it’s worth it. Terima kasih Puskesmas Mergangsan.

Jika teman-teman ada pertanyaan, silakan tinggalkan di kolom komentar ya. Terima kasih.
  • 0 Comments
A.      Aksesibilitas
Desa wisata Pentingsari terletak 25km dari kota Jogjakarta,tepatnya disebelah utara kota Jogjakarta dan berjarak 11km dari puncak gunung Merapi. Tepatnya di desa Pentingsari Umbulharjo Cangkringan Sleman Jogjakarta. Dilihat dari segi lokasi tempat ini sangat strategis untuk sasebuah kawasan desa wisata,Potensi alam yang masih alami dan suasana pedesaan yang masih asri menjadikan desa wisata Pentingsari  mempunyai daya tarik tersendiri  sebagai objek wisata berbasis ekowisata. Letak desa wisata Pentingsari  juga sangat terdukung secara kewilayahan karena berada didekat obyek wisata Kaliurang yang notabenya adalah kawasan wisata unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Disisi lain aksesbiltas jalan menuju desa wisata Pentingsari  juga tergolong sudah sangat bagus, hampir 95% jalan beraspal  dalam keadaan jalan bagus dan juga biasa di lewati mobil pribadi ataupun bus berukuran besar, tercatat dari kota Jogja melewati jalan Kaliurang hingga dikawasan desa wisata Pentingsari. Penerangan jalan menuju objek desa wisata Penting sari tepatnya di sepanjang jalan Kaliurang hamper semua sudah terakses lampu penerangan jalan, hanya saja  ada di beberapa titik setelah memasuki kawasan Pakem  terdapat penerangan jalan yang sangat minim.
Letusan gunung Merapi tahun 2010 silam juga sedikit banyak mempengaruhi keadaan jalan untuk menuju desa wisata Pentingsari, hal tersebut sangat tampak ketika kita melewati jembatan-jembatan yang masih rusak ataupn menggunakan jembatan darurat sebagai akses penyebrangan, hal tersebut terjadi karena aliran sungai ter-aliri  arus lahar dingin, sehingga memutus ataupun merusak jembatan yang merupakan akses penting diwilayah tersebut.
Untuk kondisi jalan di dalam kawasan desa wisata Pentingsari sendiri sudah tergolong sangat bagus, bahkan ada beberapa jalan dikawasan objek wisata yang  di biarkan beralas tanah untuk menjaga keaslian dan keasrian desa wisata Pentingsari.
Ketika wisatawan memasuki desa wisata Pentingsari wisatawan tidak akan bingung karena dikawasan desa wisata ini sudh banyak penunjuk arah ataupun nama-nama lokasi di Pentisari, dari mulai denah desa, petunjuk jalan, nama-nama lokasi hinngga nama-nama tanaman yang ada di desa wisata ini.
B.       Sarana dan Prasarana
Dalam suatu obyek wisata, sarana dan prasarana merupakan faktor penunjang yang sangat penting. Akses yang nyaman dan aman adalah salah satu daya tarik yang kuat bagi wisatawan. Desa Wisata Pentingsari yang berada di lereng Gunung Merapi memiliki sarana dan prasarana yang cukup bagus. Diantaranya kondisi jalan menuju obyek sudah cukup baik. Beberapa sarana telah ada dan mulai dikembangkan. Namun jembatan yang berada di salah satu jalan masuk desa wisata masih nampak rusak dan belum diperbaiki.
Sarana bermain nampak sudah cukup lengkap, kamar mandi sudah cukup banyak, ruang pertemuan yang cukup luas juga terdapat di desa wisata ini. Penginapan yang disediakan juga sudah cukup baik dan murah.Sudah terdapat camping ground, outbond area dan fasilitas tracking yang cukup baik.

C.      Potensi dan Obyek Wisata Pentingsari
1.    Potensi Alam
a.    Kebun Salak
Iklim daerah Pentingsari sangat cocok untuk jenis tanaman salak bahkan Kabupaten Sleman sendiri merupakan salah satu penghasil salak terbesar di Indonesia, yang menjadi adalan buah salak berjenis salak Pondoh yang juga merupakan buah khas Kabupaten Sleman. Dikawasan objek wisata desa Pentingsari sangat banyak perkebunan salak hal tersebut seharusnya dapat di manfaatkan sebagi daya tarik tersendiri desa wisata Pentingsari. Disamping itu diharapkan wisatawan juga biasa menjadikan salak pondoh hasil bumi Pentingsari sebagai buah tangan yang khas dari daerah tersebut.
b.   Kebun Kopi
Desa wisata Pentingsari mempunyai hasil bumi berupa kopi, jenis hasil perkebunan ini sangat banyak ditemukan  dan juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tidak semua orang mengetahui cara pembuatan kopi tradisional, memetik biji kopi, menjemur, menyangrai, menumbuk,hingga mengemasnya. Di desa wisata Pentingsari ini wisatawan akan belajar banyak tentang pemetikan hingga pembuatan kopi tradisional. Setelah wisatawan belajar dan melewati proses pembuatan wisatawan bisa langsung menikmati kopi hasil racikan mereka sendiri ataupun bisa membeli untuk oleh-oleh, tentunya hal tersebut sangat menarik bagi wisatawan yang berkunjung di desa wisata Pentingsari.
c.    Kebun Buah Cokelat
Banyaknya kebun coklat yang tumbuh dan berbuah subur menjadikan daya tarik tersendiri di desa wisata Pentingsari. Disini wisatawan dapat belajar penanaman biji cokelat hingga memanen dan langsung mengkonsumsi buah cokelat tersebut.


d.   Umbi-Umbian
Pernakah Anda mendengar Suweg, Gadung, Ganyong, Lekong/Midro, Garut, Kleci, Gembili, Talas atau Uwi??? Nama-nama tersebut adalah jenis umbi yang keberadaanya kini mulai terlupakan sebagai alternatif makanan pokok. Dahulu jenis umbi ini sangat digemari oleh sebagian banyak orang akan tetapi seiring perkembangan zaman, umbi kini mulai diganti dengan beras bahkan gandum.  Di Desa Pentingsari  umbi-umbian tersebut juga dijadikan salah satu potensi yang dapat menarik wisatawan. Bahkan di desa wisata Pentingsari umbi-umbi tersebut dibudidayakan oleh kelompok UMBISARI, kelompok Umbisari beranggotakan kaum perempuan yang peduli terhadap pelestarian umbi-umbian sebagai makanan alternative. Sambil menjelajah dusun Pentingsari, wisatawan dapat mengenal budidaya umbi dan belajar mengolah umbi menjadi makanan siap saji. Selain itu wisatawan juga dapat bernostalgia denagan menikmati umbi-umbian sebagai hidangan khas desa wisata Pentingsari.
e.    Budi Daya Jamur
Di desa wisata Pentingsari juga terdapat pembudidayaan Jamur, berbagai jenis Jamur di budidayakan disini. Wisatawan dapat belajar membudidayakan Jamur atau juga dapat belajar mengolah bermacam-macam jenis jamur menjadi hidangan yang siap santap.
2.    Peternakan
Banyak masyarakat Pentingsari yang masih memelihara ternak seperti Sapi,Kerbau ataupun Kambing, hal tersebut memacu warga di desa Pentingsari untuk menjadikan bidang Peternakan sebagai daya tarik Wisata yang mampu menjadi potensi provit dari pengembangan ekowisata. Salah satu cara masyarakat mendapatkan provit dari hewan ternak mereka, Desa wisata Pentingsari menjual paket Membajak sawah dengan Kerbau/Sapi,memberi makan ternak dan juga memandikan ternak disungai. Paket tersebut ternyata sangat diminati oleh wisatawan,apalagi wisatawan yang berasal dari perkotaan seperti Jakarta,Bandung dan Surabaya. Paket ini sangat diminati karena tidak adanya hewan dan lahan persawahan di kota, sehingga wisatawan yang berasal dari perkotaan hampir tidak pernah bersentuhan dengan hewan ternak di kota asal mereka. 
3.    Perikanan
Banyaknya warga desa Pentingsari yang menekuni bidang Perikanan juga dimanfaatkan oleh desa wisata ini sebagai obyek dan daya tarik bagi Pengunjung, Melalui Perikanan ini pengunjung bisa belajar dan mengetahui bagaimana proses pembibitan ikan dan juga pemeliharaan ikan yang baik dan memiliki daya jual tinggi. Melalui Perikanan ini desa wisata Pentingsari juga membuat paket wisata Pemancingan, Disini wisatawan bias memancing ikan hingga langsung mengolah dan menyantap ikan yang siap saji. Meskipun harga paket Pemancingan ini lumayan mahal akan tetapi pakat ini sangat diminati wisatawan.
4.    Home Stay
Didesa wisata Pentingsari memiliki Home stay yang cukup banyak dan sangat nyaman, Wisatawan bisa  menginap ditempat ini. Didesa wisata ini memiliki kurang lebih 10 Home stay dengan kapasitas 33 kamar,  23 kamar mandi dan bisa menampung kurang lebih 152 orang. Home stay dikawasan pentingsari ini sudah sangat nyaman sebagai tempat istirahat kenyamanan, kebersihan dan keamananya selalu terjaga.
5.    Keramahtamahan Masyarakat
Kesadaran masyarakat di desa Petingsari tentang adanya desa wisata dikawasanya ternyata sudah sangat tinggi, masyarakat tampaknya sudah tahu betul bagaimana dan apa yang harus mereka lakukan untuk melayani ataupun membuat wisatawan cukup tertarik kitika berkunjung ke desa wisata Pentingsari. Bahkan masyarakat Pentingsari tak segan-segan lagi untuk terlibat aktif dalam menyajkan kepariwisataan di wilayah mereka. Masyarakat juga sangat banyak terlibat dalam atraksi-atraksi pariwisata yang ada di desa wisata ini. Bahkan bias dikatakan masyarakatlah yang memeliki andil besar dalam terciptanya kegiatan kepariwisataan didesa wisata Pentingsari.


6.    Tata Ruang Desa Wisata Pentingsari
Ketika wisatawan memasuki kawasan desa ini,wisatawan akan merasa didalam pedesaan yang asri dan alami, hal tersebut dikarenakan desa wisata Pentingsari memiliki tatanan desa yang dibuat sealami mungkin. Salah satu usaha desa wisata Pentingsari adalah menanami banyak tanaman bunga ditepian jalan-jalan  desa Pentingsari. Kemungkinan besar hal tersebut dilakukan sebagai siasat untuk menutupi pekarangan mati yang masih banyak terdapat didasa Pentingsari. 
7.    Makanan Olahan Desa Wisata Pentingsari
Desa Pentingsari memiliki berbgai makanan olahan yang bias dijadikan buah tangan oleh wisatawan, makanan ini kebanyakan diolah dan diproduksi sendiri oleh masyarakat Pentingsari. Ada berbagai macam olahan yang ada diproduksi oleh warga desa ini antara lain : Gula Kacang, Criping Ubi, Emping Garut, Kripik Jamur, Kripik Pisang, Kripik Salak, Kopi Murni, Peyek Kacang, Criping Enthik, Jahe Instant, Secang Wangi, Jahe Secang, Olahan Jamur, Buah salak, dan berbagai olahan makanan dari bahan Umbi-umbian.
8.    Mitos dan Lagenda
Selain keunikan dan keasrian sebuah desa wisata yang menjadi daya tarik sebuah  objek wisata adalah Mitos dan Legenda, hal tersebut seolah menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Demikian pula dengan desa wisata Pentingsari selain konsep ekowisatanya yang unik dan penuh tradisi,desa ini juga memiliki mitos dan legenda yang menjadi maghnet dan pelengkap objek-objek yang berada didalamnya. Bberikut ini adalah objek dengan daya tarik mitos dan legenda yang dimiliki desa wisata Pentingsari.
1.      Pancuran
Pancuran sendangsari (sendang panguripan kendali wesi) merupakan mata air dari tebing kali kuning. Karena berasal dari lereng gunung Merapi,maka air tersebut bercampur dengan tembaga dan besi. Menurut mitos Pancuran tersebut dihuni oleh Jaka Tarub dan Ratu Kidul.banyak orang dating untuk meminta kesembuhan dari berbagai macam penyakit,menaikan jabatan, melancarkan usaha, dan mengatasi masalah lainya.


2.      Watu Dakon
Terletak di selatan desa Pentingsari. Watu Dakon berasal dari batu cadas keras dan berlubang menyerupai alat permainan anak tradisional berupa “Dakon”. Konon menurut cerita Watu Dakon ini di buat oleh Sunan Kalijaga  dengam menempelkan jari-jari beliau di batu tersebut. Batu ini dipercaya digunakan oleh P.Diponegoro untuk melakukan perhitungan ketika menyerang Belanda  di Kaliurang.

3.      Watu Persembahan
Watu Persembahan adalah batu yang terletak di pematang sawah milik seorang  warga Pentingsari. Mennurut mitos, setiap bulan suro terdapat 3 kera yang turuundari Gunung Merapi dan berdiri pada batu tersebut, setelah itu ke-3 ekor kera itu menghilang. Kera yang hilang itu dipercaya dijadikanpersembahan untuk Baruklinting , ular raksasa penjaga desa Pentingsari.

4.      Watu Gajah
Batu besar yang bentuknya menyerupai Gajah, Konon Watu Gajah ini sering digunakan untuk bertapa.

5.      Watu Gandul
Merupakan batu cadas yang menggantung di tebing. Terletak di timur desa Pentingsari. Watu Gandul di percaya sebagai tempat mistis, berdasarkan kesaksian, para sesepuh desa sering melihat sosok makhluk halus  dikawasan itu.

6.      Luweng Kali Pawon
Merupakan tempat memasak dari batu cadas,menurut kisah Kali Pawon adalah dapur umum yang menyuplai makananprajurit P.Diponeggoro yang sedang melawan Belanda, oleh sebab itu tempat ini dinamakan Kali Pawon.

7.      Goa Ponteng
Gua Ponteng adalah gua yang terletak diselatan Desa Pentingsari, jaman dahulu digunakan untuk bertapa dan tempat persembunyian . selain itu Goa Ponteng juga pernah di gunakan usebagai tempat bertemunya para wali.
  • 1 Comments
Older Posts Home

About me

a


Niken Widi

Seorang Working Mom yang menulis untuk berbagi cerita. Seorang Sarjana Pariwisata yang kini menjadi praktisi Public Relations & Marketing Communication di sebuah hotel di Yogyakarta. Enjoy my blog & find me on Instagram @nikenwidii.

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • Twitter
  • youtube

Blog Archive

  • ▼  2020 (6)
    • ▼  March (3)
      • Hotel di Jogja untuk Babymoon
      • Ayola Tasneem Rebranding menjadi Tasneem Conventio...
      • Tentang Working Mom
    • ►  February (3)
  • ►  2019 (2)
    • ►  May (2)
  • ►  2018 (7)
    • ►  November (2)
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2015 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  November (3)
  • ►  2014 (4)
    • ►  November (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
  • ►  2013 (3)
    • ►  December (2)
    • ►  June (1)
  • ►  2012 (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2011 (17)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (5)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)

recent posts

Labels

About Daily Life Review Tips & Trick Travel

instagram

Find me on Instagram

Template Created By : ThemeXpose . All Rights Reserved.

Back to top